TEKNOLOGI VVA YAMAHA
Assalamualaikum Lur,..
semoga kabar baik menyertai kita semua, di awal 2020 ini kita sedang mengalami krisis yang lumayan meresahkan dan banyak memakan korban jiwa saudara saudara kita karena covid-19, semoga yang telah wafat karena covid-19 dijadikan syahid, aamiiin .,.
Kali ini kang medi akan mencoba berbagi pengetahuan tentang teknologi yang digunakan pada sepeda motor Yamaha khususnya, karena diwaktu sekarang baru Yamaha yang sudah mengaplikasikan teknologi ini kedalam sepeda motornya. apakah itu, ya.,. tidak lain dan tidaklah bukan adalah teknologi VVA yang kepanjangan dari Variable Valve Actuation. teknologi ini sebenarnya bukanlah hal baru di dunia otomotif, karena vva sejatinya sudah lazim digunakan pada kendaraan roda 4 alias mobil lurr,.,. hanya saja masing2 merk kendaraan berbeda pengistilahanya., ada VVi, V-tec, Mivec, VVTi, bahkan sudah berkembang dijaman sekarang dengan dobel vva.
Sebenernya apa itu vva ?.,. teknologi vva pada tujuanya adalah teknologi yang dikembangkan untuk mendapatkan efisiensi bahan bakar dan bisa membagi rata tenaga mesin pada semua putaran/RPM, baik itu RPM rendah maupun tinggi dengan cara modifikasi cara kerja klep pemasukan. sudah bukan rahasia lagi pandangan masyarakat NKRI bahwa konsumsi bahan bakar motor Yamaha tidak lebih baik dari Honda, karena itu tidak lah heran Yamaha terlebih dulu menyematkan teknologi VVA ini pada produknya agar bisa tercapai efisiensi bahana bakarnya tanpa menghilangkan power atau tenaga motornya sendiri. walaupun di era motor 4 Tak sekarang, efisiensi bahan bakar antar merk tidaklah terlalu siginifikan perbedaanya, berbeda dengan jaman dahulu yang mana Yamaha lebih fokus ke produk 2Tak yang memang minum bensinya lebih banyak dibanding Honda yang konsisten dengan teknologi 4Tak.hehehe .,. itu curhat dari tim bengkel Yamaha yang jengkel dikatain boros mulu.,. wkwkwk
Cara kerja sederhananya kurang lebih seperti ini, pada sistem pemasukan bahan bakar terdapat komponen yang namanya camshaft atau umumnya dibilang noken As bukan joker, nah dikomponen inilah teknologi ini di sematkan yang mana pada noken as ini tonjolan untuk mengangkat klep masuk ada dua yang secara fungsi berbeda.
tonjolan yang satu lebih pendek dibanding yang lain, dimana tonjolan yang pendek ini berfungsi ketika putaran mesin rendah atau kecepatan rendah sehingga volume bahan bakar yang masuk terhisap kedalam ruang bakar sesuai dengan kebutuhannya, kondisi begini akan berubah ketika mesin dibejek pada putaran menengah ke tinggi yang mana maksud dari melintir gas dalem dalem pasti si rider ingin bisa ngebut kan, bukan ngepot,., hehehe .,. pada kondisi ini tonjolan noken as yang lebih tinggi bekerja sehingga angkatan klep lebih tinggi dari sebelumnya dan volume bahan bakar yang masuk ke ruang bakar pun jadi banyak sehingga tenaga yang diinginkan si rider bisa tercapai. pengaturan perpindahan kerja tonjolan noken as ini di atur oleh komponen yang namanya solenoid/motor yang di kontrol oleh ECU sehingga akurasinya bisa tepat di setiap putaran,., Oh ya untuk unit Yamaha Nmax sendiri mulai perpindahan noken as ke yang lebih tinggi pada rpm 6000, dan berbeda pada produk yang lainnya sesuai konsep produk itu sendiri.
Gimana Lur, muantep yak teknologi vva ini sudah bisa diaplikasi di sepeda motor kita,.,. bensin irit tenaga ga loyo,, hihihi, bagi yang masih konvensional bisa dilirik nih sepeda motor yang aplikasi teknologi ini. setau Akang, di Yamaha produk yang sudah menggunakan teknologi VVA ini diantaranya : Yamaha Nmax, Lexy, Aerox 155, R-15 V.3, Vixion R, Xabre dan MT15 serta yang terbaru adalah pada motor terbarunya, motor dual purposenya WR155 dan XSR155 .,. akang pengen nambah lagi belum tercapai, semoga ada rejeki dari langit untuk nambahinya.,., amiiiiinn.,.
Baca juga : SERVIS MOTOR ONLINE PURWAKARTA
hehehhehe pada akhirnya, itulah sedikit informasi yang akang bisa bagi mengenai teknologi vva yamaha, semoga bisa saling membantu dalam pengetahuan dan mencerahkan yang belum tahu .,. silakan komen untuk berbagi dan berdiskusi.,. ayo silaturahim. Semoga bermanfaat, Assalamualaikum .,.
tonjolan yang satu lebih pendek dibanding yang lain, dimana tonjolan yang pendek ini berfungsi ketika putaran mesin rendah atau kecepatan rendah sehingga volume bahan bakar yang masuk terhisap kedalam ruang bakar sesuai dengan kebutuhannya, kondisi begini akan berubah ketika mesin dibejek pada putaran menengah ke tinggi yang mana maksud dari melintir gas dalem dalem pasti si rider ingin bisa ngebut kan, bukan ngepot,., hehehe .,. pada kondisi ini tonjolan noken as yang lebih tinggi bekerja sehingga angkatan klep lebih tinggi dari sebelumnya dan volume bahan bakar yang masuk ke ruang bakar pun jadi banyak sehingga tenaga yang diinginkan si rider bisa tercapai. pengaturan perpindahan kerja tonjolan noken as ini di atur oleh komponen yang namanya solenoid/motor yang di kontrol oleh ECU sehingga akurasinya bisa tepat di setiap putaran,., Oh ya untuk unit Yamaha Nmax sendiri mulai perpindahan noken as ke yang lebih tinggi pada rpm 6000, dan berbeda pada produk yang lainnya sesuai konsep produk itu sendiri.
Baca juga : SERVIS MOTOR ONLINE PURWAKARTA
hehehhehe pada akhirnya, itulah sedikit informasi yang akang bisa bagi mengenai teknologi vva yamaha, semoga bisa saling membantu dalam pengetahuan dan mencerahkan yang belum tahu .,. silakan komen untuk berbagi dan berdiskusi.,. ayo silaturahim. Semoga bermanfaat, Assalamualaikum .,.
Comments
Post a Comment